Makalah SIM

17 Sep

Manajemen Informasi

Manajer menggunakan banyak laporan atau tampilan informasi untuk mencerminkan kondisi fisik perusahaan. Dapat dibayangkan bagaimana perusahaan yang besar hampir sepenuhnya harus mengandalkan informasi. Para eksekutif sangat mungkin menganggap informasi sebagai sumberdaya mereka yang paling berharga.Atau dengan kata lain manajemen informasi adalah seluruh aktivitas dimana manajer mengelola sumber daya fisik (manusia, material, mesin,uang) dan sumber daya konseptual (informasi dan data) dengan baik sehingga menjadi informasi yang berguna, memberikan informasi tersebut untuk orang yang tepat pada saat yang tepat sehingga informasi itu dapat dimanfaatkan kemudian membuang informasi yang tidak berguna dan menggantinya dengan informasi yang terkini dan akurat.

Para manajer memberi perhatian yang semakin besar pada manajemen informasi selama beberapa tahun terakhir ini karena dua alasan utama. Pertama, kegiatan bisnis telah menjadi semakin rumit. Kedua , komputer telah mencapai kemampuan yang semakin baik.Dan alasan lainnya disamping kedua alasan utama tadi adalah sebagai berikut :

  • Pengaruh Eknmi Internasional
  • Persaingan Dunia
  • Meningkatnya Kerumitan Teknologi
  • Batas Waktu yang Semakin Singkat
  • Kendala-kendala Sosial

 

Suatu Model Informasi Berbasis Komputer

Manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah, dan informasi digunakan dalam membuat keputusan. Informasi disajikan dalam bentuk lisan maupun tertulis oleh suatu pengolah informasi. Porsi computer dalam penglah informasi terdiri dari bidang aplikasi berbasis computer – SIA , SIM, DSS, kantor virtual, dan system berbasis pengetahuan. Kita menggunakan istilah sistem informasi berbasis komputer ( computer based information system ), atau CBIS, untuk menggambarkan lima subsistem yang menggunakan komputer.

Sedangkan  yang dimaksud sistem informasi berbasis komputer ( computer based information system ) atau yang selanjutnya akan disebut CBIS adalah suatu sistem pengolah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan,atau dapat dikatakan bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem pembangkit informasi.Secara teori, penerapan sebuah sistem informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya.Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik tanpa adanya komputer.Sistem informasi yang akurat dan efektif , dalam kenyataanya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.Karena pengolahan data yang dilakukan secara terkomputerisasi terbukti dapat menghasilkan informasi yang berguna.

 

Dibawah ini adalah beberapa alasan utama,mengapa banyak perusahaan yang menerapkan CBIS dalam sistem informasinya,yaitu antara lain :

  1. Perusahaan lebih cepat dan teliti dalam melayani pelanggan, sehingga kepuasan pelanggan dapat terpenuhi.
  2. Manajer dapat memperoleh informasi real-time mengenai jumlah penjualan, total oset, gross profit sehingga mempermudah manajer pengambilan keputusan
  3. Perusahaan dapat mengetahui keadaan stock barang REAL-TIME sehingga perusahaan dapat cepat mengorder ke pemasok.

Adapun beberapa kerugian yang dialami oleh para perusahaan yang tidak atau kurang menggunakan CBIS dalam sistemnya adalah sebagai berikut:

  1. Perusahaan ;lebih lambat dan kurang teliti dalam melayani pelanggan, sehingga pelanggan merasa kurang puas dengan pelayanan yang diterimanya.
  2. Manajer tidak bisa mendapat informasi secara real-time mengenai informasi yang diinginkan dikarenakan proses pengolahan datanya yang terbilang cukup lama untuk mendapatkan sebuah informasi yang akurat
  3. Perusahaan tidak bisa mengetahui keadaan stock barang secara real-time karena harus menggunakan perhitungan secara manual terlebih dahulu.

Namun ternyata masih ada beberapa kendala yang membuat beberapa perusahaan enggan untuk menggunakan atau menggunakan CBIS secara menyeluruh pada sistem perusahaannya.Dalam survai tahun 1996, 60 persen dari perusahaan yang menjawab menunjukkan bahwa mereka tidak menerapkan perdagangan melalui jaringan elektronik dan tidak memiliki rencana untuk melakukkannya dalam tiga tahun yang akan datang. Ketika ditanya alasan kehati-hatian mereka, perusahaan-perusahaan itu mendaftarkan tiga kendala yaitu sebagai berikut :

  1. Biaya tinggi
  2. Masalah keamanan
  3. Perangkat lunak yang belum mapan atau tersedia.

Tapi pada tahun 2000-an, kurang lebih 2070 perusahaan multinasional akan didorong untuk memperbaiki aplikasi sistem informasi, untuk memampukan perusahaan induk dan cabangnya beroperasi sebagai sebuah koordinat suatu sistem yang terintegrasi. Yaitu peningkatan dan pengintegrasian secara utuh dalam pematangan sistem informasi dunia – sistem informasi berbasis komputer (Computer Based Information System/ CBIS).

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: